Dia
Sosok yang ku kagumi
Panutan yang baik dalam hidupku
Tangguh dalam guncangan yang menimpa
Satu, dua patah kata takkan cukup
Pengorbanannya begitu berat
Melawan ego hanya untukku
Menyayat hati karena lisanku
Kau memang bukan malaikat
Jauh dari kata sempurna
Namun sikapmu berkata lain
Hatimu tulus nan suci
Selalu berusaha memberikan yang terbaik
Mengubur semua ketidaksempurnaanmu
Aku hanya lah sebutir biji jagung
Tak dapat disandingkan dengan kehebatanmu
Lisan kerap berucap palsu
Emosi kerap menyelubungiku
Maaf
Karena aku masih bergantung padamu
Maaf
Jika aku belum sanggup membahagiakanmu
Maaf
Atas ucap palsu yang kerap ku lontarkan
Maaf
Karena aku menabung banyak rahasia darimu
Maaf
Karena aku belum menjadi panutan yang baik bagi adik-adik
Maaf
Karena sering mengecewakanmu
Satu yang ku pinta
Entah pantas atau tidak
Atas segala perbuatanku
Doakan aku, ridhoi aku untuk membahagiakanmu
Penyesalan datang terlambat
Sedangkan waktu terus bergulir
Biar kan aku memulainya dari nol
Dengan caraku, aku ingin membahagiankanmu
Kasih ibu memang tiada tara
Tak terhingga sepanjang masa
Meski badai menerjang
Meski guncangan menghadang
Demi aku, anakmu, kau berusaha membahagiakanku
Terima kasih, ibu.
- Qeo's [20151810]
Dedicated to my lovely mom. Happy 39th birthday mama! May Allah always by your side, lead you in the right way, and give you more patience through this hard-time. I love you so much, I'm sorry that I haven't made you proud of me. But someday, next, I promise I'll.
Also to my aunty, hope you had given the best place in Jannah and we are all will meet you there. I miss you so much, you are my second-mom. You used to take me to the new place I've never visited. I'm sorry because I'm being such bad daughter. I made lot of sins. Losing you be like had no where to go, had no spaceroom to tell about my teenager's life. And that was really my fault. I was so blind, I lost my control.
Mom, Aunty. My first life's goal is make you proud of me and also be a better me.
Sincerly,
Your (bad) daughter
No comments:
Post a Comment